Skip to content Skip to footer
 Deskripsi:

DIS Accounts memberi beragam gambaran informasi terkait belanja kesehatan
berdasarkan penyakit yang dapat dijadikan sebagai dasar bagi pemangku kebijakan untuk
pengembangan dan pengambilan keputusan untuk kebijakan kesehatan. Produksi DIS
Accounts di Indonesia dimulai sejak tahun 2017 sebagai bagian dari produksi NHA 2015
dengan memanfaatkan data belanja program Jaminan Kesehatan Nasional(JKN). Buku DIS
Accounts ini berisi gambaran belanja kesehatan tahun 2018-2021 yang didalamnya juga
disajikan secara detail jumlah peserta yang mengakses layanan kesehatan menurut
kelompok penyakit dan sosio-demografi pada skema JKN. Perhitungan belanja kesehatan
menurut penyakit dihitung dari data klaim JKN dari FKTP dan FKRTL. Perhitungan dilakukan
untuk detail data rinci menurut penyakit dan data agregat baik itu data dari FKTP yang
berasal dari pembayaran kapitasi maupun non-kapitasi dan data FKRTL berupa klaim INA-
CBGs dan Non INA-CBGs.
Belanja kesehatan untuk skema JKN pada kelompok penyakit tidak menular masih
menjadi beban penyakit tertinggi. Pada tahun 2021 terjadi peningkatan belanja kesehatan
untuk kelompok penyakit tidak menular dari 55,49 triliun pad tahun 2020 menjadi 56,95
triliun pada tahun 2021. Kenaikan ini dipicu oleh perubahan dari pola kehidupan masyarakat
setelah meredanya pandemi covid-19 dimana masyarakat memulai kembali mengakses
fasilitas layanan Kesehatan. Peningkatan belanja kesehatan pada kelompok penyakit tidak
menular terjadi pada penyakit kardiovaskuler, penyakit pada pencernaan, penyakit terkait
gangguan neurologi, mental, dan perilaku lainnya, neoplasma, penyakit respirasi dan
penyakit pada pencernaan. Penurunan belanja kesehatan juga terjadi pada kelompok
penyakit tidak menular. Penurunan tersebut terjadi pada penyakit genital dan sistem saluran,
penyakit endokrin dan metabolisme, penyakit gigi dan mulut, PTM lainnya, dan penyakit
mata dan telinga.


 Back