Skip to content Skip to footer
 Deskripsi:

Dokumen terdiri atas analisis pemetaan produksi tenaga kesehatan dan tempat kerja
lulusan baru terhadap jenis tenaga kesehatan yaitu Dokter Spesialis Jantung dan Pembuluh
Darah, Dokter Spesialis Neurologi, Dokter Gigi, Tenaga Promosi Kesehatan dan Ilmu
Perilaku, Tenaga Epidemiolog Kesehatan, Tenaga Sanitasi Lingkungan, Tenaga Gizi,
Tenaga Teknis Kefarmasian (TTK), Ahli Teknologi Laboratorium Medik (ATLM), dan
Okupasi Terapis.
Dari hasil pemetaan tersebut, dihasilkan rekomendasi sebagai berikut :
1. Dukungan pemerintah terhadap pemerintah daerah dan lembaga pendidikan swasta
untuk dapat memenuhi syarat dan ketentuan dalam pendirian atau pembukaan
program studi yang masih jarang dan langka.
2. Peningkatan program bantuan biaya pendidikan atau beasiswa bagi dosen di institusi
pendidikan kesehatan untuk melanjutkan pendidikan pascasarjana dan doktoral yang
selaras dengan program studinya, untuk mendukung pemenuhan syarat pembukaan
program studi baru.
3. Peningkatan pemberian beasiswa pendidikan untuk tenaga kesehatan dengan biaya
pendidikan yang besar seperti pendidikan dokter spesialis neurologi, dokter spesialis
jantung dan pembuluh darah, dokter gigi dan lainnya, serta prioritas untuk putra
daerah agar mengabdi di daerah asalnya.
4. Kebijakan terhadap pengakuan pelatihan bersertifikasi dan atau pengakuan Rekognisi
Pengalaman Lampau (RPL) dalam pendidikan akademik atau pendidikan vokasi yang
setara dengan kurikulum yang telah ditetapkan untuk mempersingkat masa studi
dengan tetap memperhatikan kualitas pendidikan.
5. Penguatan terhadap pelaksanaan pendidikan tenaga kesehatan jarak jauh terutama
pada daerah-daerah yang tidak memiliki program studi kesehatan untuk jenis tenaga
kesehatan tertentu, sebagai upaya peningkatan lulusan tenaga kesehatan putra daerah
untuk pemenuhan tenaga kesehatan di daerah tersebut.
6. Evaluasi dan kajian secara periodik terhadap kebijakan dan pelaksanaan standar
kurikulum, standar SDM, standar sarana dan prasarana pendidikan tenaga kesehatan.
7. Kebijakan insentif bagi institusi pendidikan untuk berperan serta dalam
pengembangan program studi yang masih langka.
8. Validasi dan updating data mahasiswa lulusan pada pangkalan data
PDDIKTI.Peningkatan kepatuhan input data terkait akreditasi prodi, lembaga layanan
pendidikan, dan jumlah lulusan program studi kesehatan.
9. Penguatan tracer study lulusan program studi kesehatan agar lulusan dapat terlacak
pendayagunaannya sehingga data supply menjadi lebih akurat untuk mengatasi
maldistribusi di beberapa wilayah.


 Back