Skip to content Skip to footer
 Deskripsi:

Dokumen Proyeksi Tenaga Kesehatan Berdasarkan Supply dan Demand/needs
diharapkan dapat menjadi salah satu bahan acuan kebijakan di tingkat nasional dan dalam
pemanfaatannya diperlukan adanya sinergisme antar pemangku kepentingan seperti
Organisasi Profesi, Kolegium, Asosiasi Institusi Pendidikan, Kementerian Kesehatan,
Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan Teknologi serta Lembaga terkait lainnya
secara komprehensif.
Hasil proyeksi menunjukkan 10 jenis tenaga kesehatan yang dihitung proyeksinya, antara lain
yaitu dokter spesialis jantung dan pembuluh darah, dokter spessialis neurologi, dokter gigi,
tenaga promosi kesehatan dan ilmu perilaku, epidemiolog kesehatan, tenaga sanitasi
lingkungan, tenaga gizi, tenaga teknis kefarmasian, tenag okupasi terapis, dana ahli teknologi
laboratorium medik seluruhnya belum dapat terpenuhi kebutuhannya berdasarkan target rasio
tenaga kesehatan dalam waktu dekat (1-2 tahun ke depan).
Pemenuhan target rasio dokter spesialis jantung dan pembuluh darah 0,01 dokter per 1.000
diperkirakan baru akan terpenuhi pada tahun 2031, dokter spesialis neurologi 0,01 per 1.000
penduduk baru akan terpenuhi pada tahun 2027, 0,02 dokter gigi per 1.000 penduduk
terpenuhi pada 2029, tenaga promosi kesehatan dan ilmu perilaku terpenuhi pada 2026,
epidemiolog kesehatan terpenuhi pada tahun 2030, sanitasi lingkungan pada tahun 2039,
tenaga gizi terpenuhi pada tahun 2031, tenaga teknis kefarmasian pada 2043, okupasi terapis
terpenuhi pada tahun 2030, ahli teknologi laboratorium medik terpenuhi pada 2028.


 Back