Skip to content Skip to footer
 Deskripsi:

National Health Accounts (NHA) merupakan suatu alat yang dapat mencatat secara
sistematis dan komprehensif untuk memonitor aliran dana sistem kesehatan suatu negara.
Akun kesehatan ini dapat memberikan informasi mengenai belanja kesehatan yang mampu
menelusuri perihal sumber pendanaan, mekanisme pendanaan, institusi pengelola dana,
penyedia layanan, serta pemanfaatan belanja tersebut. NHA dapat memberikan gambaran
pola belanja kesehatan secara menyeluruh. NHA juga dapat dijadikan sebagai bahan
evaluasi terhadap belanja kesehatan dan membantu menjawab isu mengenai kecukupan,
pemerataan, efisiensi, efektivitas, dan keberlangsungan pendanaan kesehatan. Manfaat
lainnya dari NHA adalah masukan dalam upaya memperbaiki perencanaan dan
penganggaran berbasis bukti (evidence based) serta bahan advokasi kepada stakeholder
terkait.
Metodologi yang digunakan dalam menghasilkan NHA adalah System of Health Accounts
(SHA) 2011 yang merupakan panduan WHO yang sesuai standar internasional,
diimplementasikan oleh banyak negara sehingga dapat dilakukan perbandingan
antarnegara untuk pembelajaran dalam pembangunan kesehatan. Tim NHA di bawah
koordinasi Tim Kerja Kebijakan Health Accounts Pusat Kebijakan Pendanaan dan
Desentralisasi Kesehatan (Pusjak PDK) Badan Kebijakan Pembangunan Kesehatan
Kementerian Kesehatan berkerjasama dengan Lembaga Pelayanan dan Pengabdian
Kesehatan Masyarakat Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Indonesia (LPPKM FKM
UI) menghasilkan full figure belanja kesehatan di Indonesia tahun 2021.
Laporan ini menyajikan informasi belanja kesehatan tahun 2021 dan informasi dalam
bentuk time series sehingga dapat dilihat tren belanja dari tahun ke tahun. Hasil NHA ini
mencakup gambaran belanja secara agregat maupun disagregat (menurut berbagai
dimensi, seperti sumber, skema, provider, fungsi, jenis penyakit, dsb).
Estimasi besaran TBK Indonesia tahun 2021 adalah sebesar Rp677,9 triliun (CHE =
Rp623,4 triliun), belanja ini meningkat Rp11,4 triliun dibandingkan tahun 2020 atau tumbuh
sekitar 20,3%. TBK tersebut mencapai 4% dari Produk Domestik Bruto (PDB). Apabila
dilihat secara per kapita, belanja kesehatan di Indonesia terus mengalami peningkatan
secara nominal yaitu sebesar Rp2,5 juta atau setara dengan US$175,25 (kurs: Rp14.265)
dimana tahun sebelumnya hanya sebesar Rp2,1 juta.


 Back