Skip to content Skip to footer
No Image Available

Pedoman Penanganan Gigitan, Sengatan Hewan Berbisa dan Keracunan Tumbuhan dan Jamur

 Penulis: Dr. dr. Trimaharani, M.Si, Sp. EM dan Tim  Kategori: Pengajuan ISBN  Penerbit: Kementerian Kesehatan  Halaman: 105  Negara: Indonesia  Bahasa: Indonesia  Ukuran: 25 x 16 cm  Editor: dr. Yullita Evarini Yuzwar, MARS
 Deskripsi:

Saat ini, Indonesia memiliki 350 sampai 370 spesies ular dimana 77 jenis
diantaranya adalah berbisa. Angka insiden setiap tahun diperkirakan sekitar 135.000
kasus berdasarkan laporan sepanjang 10 tahun terakhir yang dilakukan oleh
Indonesia Toxinology Society dengan angka kematian 10% per tahun. Data tersebut
di atas masih belum bisa menggambarkan keadaan yang sebenarnya karena hanya
berdasarkan laporan dari para klinisi di lapangan yaitu dari Rumah Sakit dan
Puskesmas serta dari masyarakat dan belum dikumpulkan secara resmi oleh
Kementerian Kesehatan (Maharani, 2021). Dari kasus yang sangat banyak ini
Indonesia sampai saat ini belum memiliki managemen penanganan gigitan hewan
berbisa dan tumbuhan serta jamur beracun.
Pendidikan dan pengetahuan tentang gigitan ular sangat dibutuhkan oleh
masyarakat agar dapat menurunkan angka kecacatan dan kematian. Kementerian
Kesehatan diharapkan mempunyai program terhadap kasus ini sehingga tenaga
medis mempunyai pengetahuan dan pemahaman yang cukup. Hal-hal penting ini
mencakup identifikasi spesies ular yang penting secara medis, diagnosis klinis dan
penggunaan antivenom yang tepat serta pengobatan tambahan.
Adanya buku Pedoman Penanganan Gigitan, Sengatan Hewan Berbisa Dan
Keracunan Tumbuhan serta Jamur diharapkan dapat menjadi acuan dalam
penanganan kasus gigitan, sengatan hewan berbisa dan keracunan yang seringkali
terjadi di berbagai daerah.
Dengan diterbitkannya pedoman gigitan dan sengatan hewan berbisa, tumbuhan
beracun dan jamur beracun, diharapkan dapat digunakan oleh seluruh pemangku
kepentingan yang menjalankan program penanggulangan gigitan dan sengatan
hewan berbisa, tumbuhan beracun, jamur beracun indonesia yang dilaksanakan
secara terpadu dan menyeluruh sehingga target WHO untuk gigitan ular saja yaitu
turunnya kematian 50% di tahun 2030 dan menurunkan angka kematian dan
kecacatan akibat hewan berbisa dan tumbuhan serta jamjr beracun dapat menurun.


 Back