Skip to content Skip to footer
 Deskripsi:

Tuberkulosis masih merupakan salah satu penyebab utama kesakitan dan kematian
di dunia. Menurut Laporan WHO dalam Global TB Report tahun 2022, saat ini Indonesia
berada di peringkat kedua dunia sebagai penyumbang penderita TBC terbanyak setelah
India, dengan estimasi insiden sebesar 969.000 kasus atau 354 per 100.000 penduduk dan
mortalitas 144.000 atau 52 per 100.000 penduduk. Capaian indikator utama program TBC
tahun 2022 dan 2023 masih berada di bawah target nasional. Salah satu strategi untuk
mempercepat eliminasi TBC adalah salah satunya dengan percepatan penemuan kasus
TBC. Laboratorium Tes Cepat Molekuler (TCM) memiliki peranan penting dalam melakukan
penegakan diagnosis TBC.
Seiring berkembangnya teknologi pemeriksaan TBC dan dengan
mempertimbangkan tingginya angka estimasi kasus TBC di Indonesia menjadi salah satu
dasar diterapkannya alur diagnosis penemuan pasien TBC. Pemeriksaan TBC dengan
metode tes cepat berbasis biomolekuler (TCM TBC) sudah diperluas penggunaannya tidak
hanya untuk penemuan kasus TBC Resistan Obat dan TBC pada ODHIV saja, tetapi juga
dipergunakan untuk penegakan TBC kasus baru secara umum. Di samping itu dalam
mempercepat penemuan kasus TBC, perlu diikuti dengan penguatan jejaring transportasi
spesimen dan percepatan upaya pengobatan TBC secara standar. Per Juni 2023, telah
terdistribusi sebanyak 2.230 alat TCM di 38 provinsi di 1.977 fasyankes di seluruh
Indonesia.
Saat ini terdapat beberapa alat diagnosis yang masuk dalam kategori Rapid
Molecular Diagnostic (RMD) dengan pendekatan Point of Care Testing (POCT) yang telah
mendapatkan rekomendasi WHO, baik yang sudah diimplementasikan dan akan
diimplementasikan oleh Program Nasional Penanggulangan TBC. Buku petunjuk teknis
pemeriksaan TCM disusun berdasarkan jenis platform masing-masing alat diagnostik dan
buku petunjuk teknis ini merupakan acuan untuk pemeriksaan diagnosis TCM platform
GeneXpert, mengingat setiap hasil pemeriksaan dengan alat TCM GeneXpert harus
mengikuti standar prosedur operasional yang benar agar mutu hasil pemeriksaan selalu
terjamin. Program Nasional Penanggulangan Tuberkulosis bersama dengan Laboratorium
Rujukan Nasional (LRN) Molekuler TBC telah melakukan pembaharuan terhadap petunjuk
teknis pemeriksaan TBC dengan alat TCM GeneXpert dan beberapa update sesuai dengan
perkembangan Program Nasional Penanggulangan TBC.
Petunjuk Teknis Pemeriksaan TBC Menggunakan Tes Cepat Molekuler GeneXpert
tahun 2023 ini bertujuan sebagai acuan untuk fasilitas pelayanan kesehatan, khususnya
bagi petugas laboratorium yang melakukan pemeriksaan dengan alat TCM GeneXpert. Buku
ini diharapkan menjadi petunjuk standar untuk pemeriksaan TBC dengan alat TCM
GeneXpert sehingga dapat bermanfaat untuk semua laboratorium TCM di Indonesia dalam
berkontribusi pada kegiatan penemuan kasus, diagnosis dan penanggulangan TBC
Nasional.


 Back