Skip to content Skip to footer
No Image Available

Petunjuk Teknis Pencegahan Infeksi Menular Lewat Transfusi Darah (IMLTD) Dan Penatalaksanaan Donor Darah Reaktif

 Penulis: dr. Endang Lukitosari, MPH dan Tim  Kategori: Pengajuan ISBN  Penerbit: Kementerian Kesehatan  Halaman: 65  Ukuran: 25 x 16 cm  Editor: • Retno Trisari, SKM
 Deskripsi:

Pelayanan darah merupakan komponen penunjang yang
sangat penting di pelayanan kesehatan. Banyak penyakit
atau kondisi klinis pasien yang dapat diperbaiki oleh
tindakan transfusi darah. Namun demikian transfusi
darah merupakan tindakan medis yang berisiko. Salah
satu risiko transfusi adalah penularan IMLTD kepada
pasien penerima darah. Oleh karena itu tahapan skrining
donor merupakan langkah penting dalam pengamanan
darah terhadap Infeksi Menular Lewat Transfusi Darah
(IMLTD).
Dalam tahap seleksi, donor perlu diberikan informasi dan
edukasi tentang faktor- faktor terkait donor yang
dapat membawa risiko IMLTD misalnya pola hidup dan
perilaku yang berisiko, serta bahwa darah dari donor harus
dilakukan uji saring terhadap berbagai jenis IMLTD yaitu
HIV, hepatitis B, hepatitis C, sifilis.
Donor yang reaktif terhadap salah satu atau lebih jenis
IMLTD tersebut disamping berisiko menimbulkan
transmisi dan penularan kepada pasien yang
mendapatkan transfusi, juga berisiko sebagai agen
penularan infeksi tersebut di keluarga/masyarakat di
sekitarnya. Tindak lanjut harus dilakukan terhadap
donor reaktif IMLTD sebagai bentuk
pertanggungjawaban UTD.
Donor perlu diberikan pemahaman sejak awal bahwa
jika hasil uji saring IMLTD reaktif maka diperlukan
tindak lanjut berupa uji diagnostik untuk menentukan
status kesehatan donor apakah harus menjalani
tatalaksana medis atau tidak, dan bahwa darah yang
disumbangkan tidak dapat digunakan untuk transfusi.


 Back
Scatter Hitam RTP Slot Gacor Slot Kamboja